Trearn | Mengenal Batu Ketujuh Infinity Stones, Ego Stone!

Mengenal Batu Ketujuh Infinity Stones, Ego Stone!


Hampir seluruh penggemar sangat tidak sabar menunggu dirilisnya film Avengers 4. Salah satu alasannya adalah kehadiran Captain Marvel yang untuk kali pertama akan saling membantu para Avengers mengalahkan Thanos. Namun beredar rumor, jika dalam film tersebut Captain Marvel akan memanfaatkan kemampuan Infinity Stone ketujuh. Yup, kamu tidak salah baca. Selama ini memang hanya enam Infinity Stones yang kita ketahui. Namun sebenarnya ada satu Infinity Stone yang jarang diketahui eksistensinya, yaitu Ego Stone. Nah, terlepas dari apakah batu ini akan hadir di Avengers 4 atau MCU, kali ini kita akan membahas segala sesuatu tentang Ego Stone. Check this out Geeks! Jika bersumber dari komik, memang dalam universe dimana para avengers eksis hanya ada enam Infinity Stones. Namun batu ketujuh ini terletak di Ultraverse, atau dikenal juga dengan sebutan Earth-93060. Universe ini juga merupakan universe tersembunyi dalam universe yang paling tersembunyi. Berbeda dengan keenam batu lainnya, batu berwarna emas ini adalah inti dari sebuah entitas bernama Nemesis. Nemesis digambarkan sebagai sosok yang maha dan memiliki kekuatan penguasa. Sosok tersebut lalu terpecah kedalam Infinity Stones dalam dua dunia, yang mana enam batu lainnya tersebar dalam Marvel Universe atau Earth 616. Lalu apa kekuatan sejati dari Ego Stone?Well, batu ini merupakan bentuk kesadaran dari Nemesis itu sendiri. Jika batu ini sampai bertemu dengan keenam batu lainnya, maka kebangkitan Nemesis tidak bisa dihindari. Jika menilik dari aspek legalitas, sebenarnya Marvel Studios mungkin sedikit kesulitan mengangkat kisah Ego Stone. Karena Ego Stone ini hadir di event komik crossover antara Marvel’s Avengers dan Malibu’s Ultraforce. Namun tidak ada yang mustahil, Marvel Studios dengan kebesarannya dan kekuatan finansial, bisa saja membeli hak cipta untuk Ego Stone. Apalagi jika mereka membutuhkan kejutan di Avengers 4.




1,146 | 2018-08-08 | Movies | Indonesia | Click for source

Write by Riantono