Trearn | Sering Di-bully, Bocah 11 Tahun Luncurkan Bisnis dan Sukses Besar

Sering Di-bully, Bocah 11 Tahun Luncurkan Bisnis dan Sukses Besar


Ternyata tak semua orang berkecil hati setelah berkali-kali di'bully' oleh teman-teman belajar di sekolah. Aksi bully yang dialami Kheris Rogers justru menjadi gagasan bisnis yang cemerlang baginya dan sang kakak, Taylor Polard. Taylor ingat saat adiknya, Rogers masih berada di kelas satu sekolah dasar. Kala itu, sang adik, Rogers, mandi sangat lama dan saat ditanya, dia berkata ingin kulitnya lebih terang. "Itulah saat pertama kali saya menyadari bahwa adik saya tengah dibully di sekolah dan itu akan terus berlanjut," tutur Taylor. Anak-anak lain meledek warna kulit Rogers yang sangat gelap mengingat sebagian besar siswa di kelasnya berkulit putih. Pada 2017, Taylor lantas memajang foto Rogers di akun Twitternya dengan hashtag #FlexInHerComplexion, sebuah ungkapan yang biasa digunakan untuk mendorong para gadis agar merasa cantik. "Gambar tersebut menjadi viral," katanya. Sejauh ini, dari modal USD 100 atau Rp 1,5 juta yang diberikan sang ibu, keduanya sudah mampu menjual lebih dari 10 ribu kaos. Tak hanya itu, pendapatan mereka melambung hingga USD 110 ribu atau Rp 1,6 miliar. (USD 1 = Rp 14.485)




1,264 | 2018-08-08 | Business | Indonesia | Click for source

Write by Syahranoor